Tugasnya jelas
Agent tahu apa yang harus dikerjakan dan apa yang tidak boleh disentuh.
LABSDaftar PrioritasWORKSHOP DIMENSI LABS · OFFLINE · 2 HARI

BUKTI ONE-MAN COMPANY ITU MUNGKIN
Satu manusia memimpin puluhan fungsi digital. Silakan jalankan diagram untuk melihat simulasinya.
Study Case JAGA AI. Ini contoh bahwa satu manusia bisa memimpin AI agent, AI assistant, workflow, dan otomasi dalam satu garis komando.
Buka diagram penuh ↗



Kamu sudah coba ChatGPT atau Claude. Jawabannya kadang keren, kadang bikin geleng kepala. Besoknya, dia lupa lagi.
Masalahnya biasanya bukan kurang prompt. Perintahmu belum memberi AI pekerjaan yang jelas, bahan yang cukup, standar hasil, dan batas kewenangan.
Agent tahu apa yang harus dikerjakan dan apa yang tidak boleh disentuh.
Ia bekerja dari SOP, contoh, dan data yang memang relevan dengan bisnismu.
Hasilnya melewati tes dan checkpoint. Kamu harus hati-hati disini. Kadang dia bilang sudah selesai padahal belum
Kalau risikonya tinggi atau datanya kurang, keputusan kembali ke manusia.
Target dua hari: satu AI agent utama dan dua supporting digital workers yang sudah dirangkai dan diuji, bisa membantu operasional real bisnis kamu.
Dengan AI banyak penghematan yang bisa dilakukan. Pekerjaan jadi lebih efektif. Jika kamu tidak memulai sekarang. Kompetitor akan mendahului kamu.
Bawa proses bisnismu sendiri. Kalau datanya sensitif, samarkan atau gunakan kasus latihan yang sudah disiapkan.
Saat agent macet atau ngawur, ada Menhefari dan tim yang ikut melihat masalahnya.
Kamu menyusun Business Brain, AI agent utama, digital workers, workflow, guardrail, dan pengujiannya.
Ada support Telegram dua bulan untuk menjaga implementasi tetap jalan.
Sumber konteks bersama tentang bisnis, produk, pelanggan, aturan, contoh, dan prioritas owner.
Agent untuk satu pekerjaan penting, lengkap dengan tujuan, pengetahuan, tools, hasil, dan batas kewenangan.
Dua fungsi pendukung untuk menyiapkan bahan, memeriksa, atau melanjutkan hasil agent utama.
Alur kerja lengkap dan paket pengujian untuk mengecek konsistensi, keamanan, serta jalur ke manusia.
Langkah implementasi setelah acara supaya hasil workshop tidak berhenti di folder laptop.
Grup Telegram untuk tanya jawab, laporan progres, dan membedah masalah setelah workshop.
Jam dapat bergeser sedikit mengikuti dinamika kelas, tapi urutan belajarnya tidak berubah.
Output hari pertama: Business Brain dan satu AI agent utama yang sudah diuji.
Registrasi singkat. Laptop, Claude, Cowork, dan bahan bisnis seharusnya sudah siap dari rumah.
Bedakan chat sesekali, AI assistant, AI agent, digital worker, workflow, dan otomasi.
Bongkar struktur Company JAGA AI. JAGA AI bukti bahwa satu manusia bisa memimpin banyak fungsi digital.
Susun fungsi, tanggung jawab, input, sumber pengetahuan, cara kerja, standar hasil, dan batas kewenangan.
Ngopi kita bentar.
Petakan tugas, hambatan, frekuensi, nilai, dan risikonya. Lalu pilih satu kasus yang realistis.
Tentukan satu AI agent utama, dua supporting digital workers, dan bagian yang tetap dipegang manusia.
Istirahat dan ngobrol santai dengan peserta lain.
Rapikan konteks bisnis, produk, pelanggan, aturan, gaya komunikasi, contoh benar, dan contoh yang harus dihindari.
Rakit agent di Claude dengan tujuan, langkah kerja, pengetahuan, tools, format hasil, dan jalur eskalasi.
Ngopi sik :D
Jalankan 10 kasus: normal, ambigu, data kurang, aturan bertentangan, dan permintaan di luar kewenangan.
Rapikan instruksi, data, format hasil, guardrail, dan cara agent meminta bantuan manusia.
Pastikan Business Brain, struktur tim, AI agent utama, dan hasil pengujian sudah tersimpan.
Output hari kedua: dua supporting workers, workflow, guardrail, dan rencana 30 hari.
Buka hasil kemarin, cek masalah yang masih mengganjal.
Apa yang bekerja, apa yang cuma kelihatan pintar, dan apa yang harus dibuang.
Buat satu fungsi yang menyiapkan bahan dan satu fungsi yang memeriksa atau melanjutkan hasil agent utama.
Kopi kedua. Break bentar, ngopi lagi kita :D
Susun urutan, format serah terima, titik revisi, approval manusia, dan kondisi ketika pekerjaan harus berhenti.
Istirahat sebelum masuk ke alur kerja lengkap.
Jadikan chat di Cowork sebagai pusat komando: beri tujuan, jalankan tim digital, periksa, revisi, dan simpan keputusan.
Tetapkan izin, pengecekan, persetujuan, serta kondisi ketika agent wajib berhenti dan bertanya.
Sebentar saja. Setelah ini kita finalisasi.
Tukar kasus dengan teman satu meja dan tambah 10 tes. Adu. Cari errornya. Kemudian perbaiki
Semua peserta menunjukkan alur, hasil yang dikerjakan, guardrail, dan bagian mana yang tetap membutuhkan manusia.
Cek satu-satu. Review. Sistem apa yang udah dibikin. Identitas bisnis boleh disamarkan atau memakai kasus cadangan.
Praktekkan sampai rumah, pakai sistemnya dan kalau ada masalah diskusikan di grup support 2 bulan
Semua peserta sudah ada di grup minimal satu minggu sebelum acara.
Laptop, akun Claude, akses dasar, dan kelengkapan teknis diperiksa dari rumah.
Bawa satu SOP atau proses, contoh input-output, dan data yang sudah dibersihkan.
Hari pertama langsung masuk ke masalah bisnis dan praktik.

MENHEFARI · DIMENSI LABS
“Saya tidak mengajar AI dari slide. Saya mengajar dari apa yang sedang saya bangun.”
Menhefari berkecimpung di bisnis digital sejak 2005. Di workshop ini, ia tidak datang membawa kumpulan teori. Ia membawa proses, keputusan, dan pelajaran dari membangun JAGA AI untuk operasi nyata.
Tidak harus jago coding. Tapi kamu harus siap mengikuti langkah teknis dasar, mencoba sendiri, dan tidak takut melihat hal baru di layar.
Targetnya satu AI agent utama, dua supporting digital workers, dan satu workflow yang sudah diuji. Kompleksitas tiap bisnis berbeda, jadi workshop ini tidak menjanjikan sistem produksi lengkap dalam 48 jam. Makanya ada support 2 bulan agar kamu bisa bikin lebih banyak AI Agent dan Digital Workers.
Tidak. Yang penting kamu punya proses nyata yang berulang, contoh input-output, dan orang yang tahu seperti apa hasil yang dianggap benar.
Tanggal 26–27 September di Bogor. Nama hotel akan diumumkan menyusul. Orang yang masuk daftar prioritas akan menerima informasinya lebih dulu lewat WhatsApp.
Grup dipakai untuk tanya jawab implementasi, laporan progres, dan membedah hambatan yang muncul setelah workshop. Bukan jasa pembuatan sistem secara penuh.
Laptop, akun Claude, satu proses atau SOP yang akan di otomasi.